Tanggal Hari Ini : 26 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Membangun Pangan Lokal Berbasis Ubi Jalar Ungu
Selasa, 14 Agustus 2012 10:25 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Oleh Adi Kharisma

Pemerintah dihadapkan pada kenyataan, bahwa masalah pangan sudah begitu menghawatirkan. Kemandirian pangan dari bahan beras sudah berada di ambang non swasembada, artinya kemungkinan terjadinya kelangkaan beras suatu saat akan terjadi.

Potensi pangan dari non beras sebenarnya sangat banyak. Namun potensi ini sangat diabaikan, untuk mengatakan pemerintah tidak tertarik mengembangkan potensi local yang sudah ada di bumi pertiwi. Salah satu produk bahan pangan non beras yang sudah dikenal luas oleh masyarakat adalah ubi jalar. Khusus pada kesempatan ini kami ingin  mengugah pemerintah dan masyarakat untuk kembali kepada hakekat potensi alam yang sudah ada di Indonesia dengan kembali menanam dan membudidayakan ubi jalar, khususnya ubi jalar ungu.

Visi membangun ketahanan pangan di tingkat local dapat dimulai dengan meningkatkan pasrtisipasi masyarakat untuk membudidayakan ubi ungi, selain mudah disimpan juga mudah cara pengolahannya. Misis yang diemban dalam program ini adalah untuk meningkatkan  IPM (Index Pertumbuhan Manusia), berupa meningkatnya derajat pendidikan, kesehatan, serta ekonomi masyarakat.

Startegi yang dijalankan yaitu dengan memberdayakan sektor pertanian dalam penanaman pangan lokal, serta memberdayakan dan memberikan nilai tambah pada produk bahan baku yang ada.

Implementasinya, yaitu dengan  penanaman ubi jalar secara terpadu dari hulu sampai hilir, proses ubi jalar segar menjadi olahan bahan baku tepung, pasta, proses ubi jalar menjadi aneka makanan dan minuman.

Targetnya, konsumsi 1kg / orang / bulan. Sesuaikan target ini dengan kebutuhan pangan yang diperlukan masyarakat setempat untuk menentukan berapa lahan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat secara layak.

Manfaat yang dapat segera dapat digunakan antara lain sebagai bahan pangan bernutrisi yang baik  untuk ibu hamil, dan anak-anak balita karena mengandung serat tinggi, mengandung kadar glycemic index rendah, bebas gluten, pre-biotik, anti oksidan dan beta karoten. Sedangkan secara ekonomi peluang usaha di tingkat lokal kecamatan, peluang penanaman ubi jalar ditanah non produktif, peluang prosesing aneka produk berbasis ubi jalar, serta peluang usaha penjualan.

Produk olahan ubi jalar dapat diolah menjadi  aneka makanan sebagai substitusi beras seperti nasi sehat, sebagai minuman berupa sirop, es krim, frappe, smoothie, dll. Sebagai snack berupa kripik, dodol dll, sebagai persediaan bahan baku pangan berupa tepung untuk digunakan sebagai aneka olahan kue-kue  bolu, brownis, dan lainnya.

Masyarakat tentu dengan senang hati mengkonsumsi ubi jalar ungu, jika pemerintah memberikan dokungan yang serius untuk mengatasi rawan pangan yang sering menghantui negeri kita, kecuali penyelenggara negara lebih senang import karena ada nilai hitungan ekonomi yang (kadang) hanya untuk mementingkan diri (pejabat) sendiri.  

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari