Tanggal Hari Ini : 21 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Belajar Langsung di Lapangan Makin Diminati Calon Pewirausaha
Rabu, 13 Januari 2016 08:22 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Rudita,  seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Dau, Malang, Jawa Timur, pernah mengeluh, memiliki lahan seluas 0,6 hektar lahan kering milik keluarga besarnya di kawasan tersebut, dan bingung memanfaatkannya untuk apa. Mau digunakan untuk usaha pertanian, ia tidak tahu menanam komoditas apa yang tepat dan menguntungkan.

Perasaan serupa pernah dialami Lely Ambarwati, ibu rumah tangga, asal Jogyakarta. Lely  pernah memiliki ‘lahan tidur’ milik keluarga besarnya. Hingga suatu saat ia menemukan komoditas yang menurutnya tepat untuk ditanam dilahan tersebut, yaitu  budidaya Pepaya California.

Namun sebelum menanam, Pepaya California, Lely diminta oleh saudaranya untuk berkunjung ke kebun Pepaya California percontohan milik seseorang yang telah sukses budidaya tanaman papaya,  dan sekaligus berguru pada ahlinya.

Sebelumnya Lely tidak tahu bagaimana menjadi petani, dan bagaimana memulai usaha dengan menanam Pepaya California. Terjun dalam bidang pertanian benar-benar asing dan buta. Namun dengan tekad dan keinginan yang kuat, dan beberapa saran yang diberikan oleh praktisi yang berpengalaman di bidangnya, akhirnya  ia bertekad untuk mencobanya. Selain itu ia juga rajin untuk  bertanya jika ada kesulitan, mencari berbagai informasi di goggle, serta berkunjung dan banyak berdiskusi dengan para petani lainnya.

Pengalaman pertama, banyak kendala yang dialaminya, mulai dari tanaman papaya yang terserang penyakit, tanaman banyak yang mati, hingga perlakuan pemupukan dan penyiraman yang tepat. Setelah hampir 2 tahun ia bertani dilahan seluas 5000 meter persegi,  iapun mulai mendapatkan hasilnya.

Dilahan tersebut ia mulai menanam tanaman tumpang sari, berupa tanaman cabe rawit untuk memaksimalkan lahan. Hasilnya memang bertambah banyak, karena selain menghasilkan papaya juga bisa panen cabe rawit di lahan yang sama.

Belajar Langsung di Lapangan Makin Diminati Calon Pewirausaha,  Lely Ambarwati, ibu rumah tangga, asal Jogyakarta.

Pengalaman Lely ini kemudian diceritakan dan ditularkan melalui media facebook kepada masyarakat. Bahkan ia membuat ebook yang dapat diunduh secara gratis di laman fesbuknya tentang pengalaman dan cara bertanam Pepaya California yang menguntungkan. Bukan itu saja, ia juga mengajak orang-orang mau berinvestasi dengan menanamkan modalnya di bidang budidaya Pepaya California. Modalnya tidak besar, hanya Rp5juta per slot per orang. Ia mengaku hal ini sebagai media pembelajaran bisnis bagi siapapun yang ingin berminat bisnis di bidang pertanian.

Lain waktu ia juga diminta oleh beberapa instansi untuk berbagi pengalaman berbisnis di bidang pertanian. Mereka biasanya para pensiunan yang ingin berwirausaha di bidang pertanian. Menurut Lely,  lucu juga negeri ini yang memiliki banyak sarjana pertanian dan memiliki lahan pertanian yang luas dan subur tetapi usaha budidaya pertanian tidak banyak diminati,  dan sepertinya asing bagi masyarakat.

Ia sendiri yang tidak memiliki background di bidang ilmu pertanian telah merasakan bahwa usaha agribisnis jika dilakukan dengan tepat dan dukungan teknologi yang memadai akan memberikan hasil yang layak juga.

Di kebunnya, yang rindang, di Kawasan Kulonprogo, Yogyakarta, kebun itu kini menjadi kelas pembelajaran kewirausahaan yang menarik.

“Berwirausaha memang tidak harus  selalu belajar di kelas, di kebun pun bias,” ujarnya.

 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari